Wanita kaya dan wanita gelandangan…

2 Dec

Seorang wanita kaya sedang menyusuri trotoar ketika ditegur oleh perempuan gelandangan yang lusuh dan kumal. Gelandangan itu minta beberapa ribu rupiah untuk makan.

Wanita itu mengambil dompetnya, mengeluarkan uang lima ratus ribu rupiah dan bertanya, ‘Jika kamu kuberi uang ini, apakah kamu lebih memilih untuk membeli perhiasan daripada makanan?’

‘Tidak, Nyonya, aku tidak pernah membeli perhiasan seumur hidup saya,’ jawab gelandangan itu.

‘Apakah kamu akan menghabiskannya untuk berbelanja?’ wanita itu bertanya lagi.

‘Tidak, Nyonya, aku tidak mau membuang waktu untuk berbelanja,’ jawab gelandangan itu. ‘Aku selama ini memakai seluruh waktuku untuk bertahan hidup.’

‘Apakah kamu akan menggunakannya untuk pergi ke salon?’ wanita itupun bertanya sekali lagi.

‘Anda sudah gila?’ jawab gelandangan itu. ‘Aku tidak pernah merapikan rambutku selama dua puluh tahun.’

Wanita itu berkata, ‘Oke. Aku tidak akan memberimu uang ini. Sebaliknya, aku akan mengajakmu makan malam di restoran dengan suamiku.’

Gelandangan itu terkejut. ‘Tidakkah nanti suami Anda akan memarahi Anda? Lihat saja, aku kotor dan mungkin berbau sangat busuk.’

Wanita itu berkata, ‘Tidak masalah. Suamiku perlu melihatmu agar dia tahu apa jadinya seorang wanita jika tidak diberi uang untuk belanja, perawatan kesalon, dan membeli perhiasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: